Welcome Guest!    Today is Saturday, 19-May-2012 09:26 WIB
Username: Password:
Daftar Member | Lupa Password?
RUNNING PRICE
Analis 1: Chat 1:
Analis 2: Chat 2:
  » Follow Us|@PRO_INVESTASIPhotobucket
  » Metode Simpro|Photobucket
» EXPERT GOLD TRADING|Lindu Nainggolan, S.E Pengalaman di bidang berjangka sejak tahun 2004. Bergabung dengan bisnis pialang sejak tahun 2007. Lulus ujian wakil pialang yang…
MEMULAI INVESTASI DI FOREX ON LINE TRADING

PERSIAPAN INVESTASI

Kini tibalah saatnya kita membahas bagian terpenting, yaitu bagaimana melakukan investasi di forex margin on-line trading. Bagian ini disajikan agar kita bisa melakukan investasi dengan benar dan bila harus menghadapi risiko kerugian, itu bukan disebabkan oleh ketidakmengertian kita, melainkan kondisi ekternal yang memang diluar kontrol kita.

Untuk memulai investasi di FOT investor sebaiknya melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Memilih Pialang          

Ada banyak perusahaan pialang berjangka yang menjual jasa pialangnya di Indonesia, pada saat ini terutama pialang berjangka konvensional baik perusahaan pialang yang berskala besar maupun yang berskala keci1. Masing-masing perusahaan berlomba untuk memberikan layanan yang sebaik-baiknya kepada nasabah. Bahkan tidak sedikit perusahaan pialang yang menjanjikan keuntungan yang besar bagi nasabahnya, apabila nasabah itu menjadi investor dan melakukan investasi melalui jasa perusahaan pialang tersebut.

Lalu bagaimana caranya memilih pialang berjangka yang begitu banyak itu? Yang pertama dan utama tentu tergantung bagaimana kita menyikapinya dengan baik. Namun, ada prinsip yang baik untuk dipegang dalam memilih pialang berjangka, terutama untuk penilaian awal, yaitu makin murah fee yang ditawarkan perusahaan pialang biasanya pelayanan yang diberikan tidak lengkap, sebaliknya perusahaan pialang berjangka mengenakan fee yang mahal, biasanya memberikan pelayanan dan fasilitas yang lebih baik. Di samping prinsip dasar tersebut, ada beberapa kriteria lain yang harus dilihat untuk disikapi dalam menilai baik tidaknya sebuah perusahaan pi­alang berjangka di antaranya:

a. Legalitas: adalah faktor utama untuk disikapi dalam memi­lih perusahaan pialang. Perusahaan pialang berjangka yang baik itu bukan dilihat dari besar dan mewahnya kantor perusahaan itu. Tetapi dilihat dari perizinan atas keterlibatannya di dalam kegiatan pialang yang diterbitkan oleh Bappebti (http://www.bappebti.go.id/data/perusahaanpialang.asp), dan sekaligus sebagai anggota BBJ (www.bbj-jfx.com) serta KBI. Dengan legalitas ini dana na­sabah dilindungi oleh lembaga tersebut. Sehingga, jika terjadi kesalahan yang merugikan, investor bisa mengadukan masalah tersebut kepada lembaga-lembaga yang terkait.

b. Domisili: alamat perusahaan pialang jelas, dan terdaftar di Bappebti. Kalau bisa kita mendapatkan informasi, bahwa ala­mat perusahaan tersebut tidak sering berpindah-pindah.

c. Transparan: Perusahaan pialang yang baik adalah dapat diper­caya dan jujur dalam mengemban amanat investor, terutama menyangkut penempatan, pengelolaan dan penggunaan dana nasabah dalam suatu rekening terpisah (segregated account). Ini memang agak sulit dideteksi secara dini, kita memerlukan wak­tu dan pengalaman berhubungan dengan perusahaan pialang untuk mengetahui tingkat transparansi ini.

d. Komplain: Di perusahaan pialang berjangka yang besar biasanya dilengkapi divisi komplain. Divisi ini melayani semua per­masalahan-permasalahan yang berkenaan dengan nasabah. Apa­bila terjadi kesalahan-kesalahan menyangkut pengelolaan dana kita dapat menanyakan langsung kepada divisi ini.

2. Menentukan Margin

Seperti telah dijelaskan pada bab mengenai initial margin, bahwa besarnya initial margin pada perdagangan forex adalah 1% dari ni­lai kontrak, yaitu USD1,000 untuk nilai kontrak USD100,000 dan USD 100 untuk nilai kontrak USD10,000. Jika dirupiahkan tinggal mengalikan kurs yang berlaku. Masing-masing perusahaan pialang berjangka mempunyai kebijaksanaan sendiri dalam menentukan kurs rupiah. Ada yang menentukan rate nilai tukar (kurs) mata uang rupiah sebagai sarana transaksi secara tetap (fixed rate) dan ada juga yang mengikuti kurs pasar (floatingrate). Sebagai contoh, jika perusahaan menggunakan kurs tetap berarti kita akan mendapatkan kurs yang sama atas rupiah kita saat kita mendeposit modal dengan saat mencairkannya.

Kuncinya, apakah initial margin dan kurs yang ditetapkan tersebut sesuai dengan kemampuan kita untuk memulai investasi. Prinsipnya, semakin banyak nilai investasi (semakin tinggi initial margin) semakin tinggi juga tingkat risiko yang akan dihadapi. Untuk itu kita harus pintar-pintar memillh perusahaan pialang berjangka yang akan kita gunakan untuk memfasilitasi investasi kita.

3. Memahami Agreement                                                                                              

Untuk menggunakan perusahaan pialang berjangka lazimnya dimulai dengan suatu kesepakatan atau perjanjian yang disebut juga dengan agreement. Dalam menyikapi kesepakatan itu kita harus membaca dan mengerti betul apa yang menjadi hak dan kewajiban kita sebagai nasabah. Risiko-risiko apa saja yang akan kita hadapi dikemudian hari? Apabila ada yang belum dipahami sebaiknya ditanyakan dulu kepada pihak yang berkompeten. Sehingga kita betul-betul mengerti, supaya tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari. Apabila kita sudah menanda tangani agreement tersebut berarti kita dianggap telah memahami pasal demi pasal dari agreement tersebut. Klik disini untuk download Buku Agreement

4. Memastikan Segregated Account

Segregated account   adalah suatu rekening terpisah, yaitu tempat penyimpanan/penitipan dana nasabah, oleh perusahaan pialang ber­jangka. Keberadaan dan perkembangan rekening ini selalu diaudit dan dimonitor oleh suatu lembaga kliring yang dikenal sebagai Kli­ring Berjangka Indonesia (KBI). Selain sebagai lembaga pengawa­san dan monitoring, KBI juga berfungsi sebagai lembaga penjamin dana nasabah.

Artinya, dana kita akan dijamin jika, misalnya, peru­sahaan pialang berjangka tempat kita menyetor dana bangkrut.

5. Memastikan Injection dan Withdrawal

Injection adalah penambahan dana yang dilakukan oleh nasabah akibat margin yang tersedia tidak mencukupi untuk melakukan transaksi. Sedang withdrawal adalah penarikan dana yang dilakukan oleh nasabah atas rekeningnya.

6. Meminta User ID dan Password

User ID adalah identitas nasabah yang berfungsi untuk masuk ke platform transaksi. Biasanya User ID ini berbentuk nama nasabah yang diberi kode-kode tertentu. Password adalah semacam kunci rahasia atau PIN yang diberikan kepada nasabah. Fungsinya sama dengan pin yang ada di kartu ATM yaitu untuk pembuka akses ke platform. Password ini sifatnya sangat rahasia yang terdiri dari be­berapa digit angka atau huruf atau bisa kombinasi dari keduanya. Kedua fasilitas ini harus dimiliki investor FOT. Tanpa dua hal itu, investor tidak akan bisa melakukan investasi di FOT. Dan keduanya disediakan oleh perusahaan pialang berjangka. Yang perlu diperha­tikan dalam hal dua fasilitas ini adalah kepastian bahwa password benar-benar hanya diketahui investor.

 

 TIPS-TIPS DALAM MELAKUKAN TRADING DI FOREX ON-LINE TRADING

  1. Jangan pernah bertransaksi banyak lot dengan modal minimal. Jika anda menginvestasikan dana sebesar USD 5,000 berarti anda hanya mempunyai 5 lot. Transaksikan dana anda minimal 20%-30% dari dana yang kita investasikan, sedangkan sisanya sebagai tahanan jika harga bergerak di luar dari prediksi kita.

  2. Perhatikan arah pergerakan harga dan berita. Jangan melawan trend dan ikuti berita mengenai data-data ekonomi dan berita lainnya yang akan dirilis karena dapat menjadi acuan dalam pergerakan pasar.

  3. Disiplinkan untuk membatasi keuntungan dan kerugian dengan memasang limit dan stop loss.

  4. Jika “tidak yakin” gunakan order system.

  5. Don’t be “greedy.”


 

Home | Testimonial | About Us | FAQ | Ask The Expert | Contact Us